Langkat.mupbuser.com//Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali ditegaskan melalui langkah konkret Polres Langkat yang memfasilitasi akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta mendorong penyerapan hasil panen oleh Perum Bulog bagi para petani jagung di Kabupaten Langkat.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dan pelaksanaan perintah pimpinan Polri dalam memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak secara terintegrasi, dari hulu hingga hilir.
Program tersebut menjadi bagian dari strategi nasional yang melibatkan Kementerian Pertanian, Perum Bulog, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Asosiasi Pabrik Pakan Ternak, serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Sebagai bagian dari gugus tugas ketahanan pangan, Polres Langkat menjalankan arahan untuk mengawal proses produksi jagung, memastikan akses permodalan berjalan optimal, serta mendorong kepastian pasar bagi hasil panen petani.
Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa peran Polri dalam program ketahanan pangan tidak sebatas pengamanan, tetapi juga sebagai fasilitator dan penggerak sinergi lintas sektor.
“Ketahanan pangan merupakan bagian dari stabilitas nasional. Karena itu, Polri hadir bukan hanya menjaga situasi kamtibmas, tetapi juga memastikan rantai produksi pertanian berjalan dengan baik.
Akses pembiayaan harus terbuka, pendampingan harus berkelanjutan, dan hasil panen harus memiliki kepastian penyerapan. Petani tidak boleh berjalan sendiri,” ujar Kapolres.
Menurutnya, penguatan ekosistem jagung harus dilakukan secara menyeluruh. Produksi yang meningkat harus diimbangi dengan jaminan distribusi dan pasar yang jelas agar nilai ekonomi petani tetap terjaga.
“Jika produksi meningkat tanpa kepastian pasar, maka petani tetap berada dalam ketidakpastian. Oleh sebab itu, sinergi antara pembiayaan KUR, pengawasan distribusi, hingga penyerapan oleh Bulog menjadi satu kesatuan sistem yang harus kita kawal bersama,” tegasnya.
Polres Langkat juga melakukan pendampingan terhadap kelompok tani binaan, termasuk pemetaan potensi lahan, koordinasi dengan dinas terkait, serta monitoring perkembangan tanam hingga panen.
Langkah ini menjadi bukti bahwa Polri hadir sebagai institusi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sektor pertanian yang strategis.
Dengan sinergi lintas kementerian, lembaga, dan sektor perbankan, Polres Langkat optimistis ekosistem jagung pakan ternak di Kabupaten Langkat akan semakin kuat, sekaligus berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.(wan)

0 Komentar