Tandem Hilir.mupbuser.com//Forum Komunikasi Masyarakat Tandem Hilir (Forkom Mastahir) angkat bicara terkait adanya kegiatan pembangunan yang diduga sebagai proyek siluman karena tidak dilengkapi dengan plang pengerjaan.
Proyek tersebut berlokasi di Dusun II, Desa Tandem Hilir 1, Kecamatan Hamparan Perak di soal masyarakat.
Ketua Forkom Mastahir, mengatakan bahwa pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan di lapangan. Selain tidak adanya plang proyek, kualitas pengerjaan juga dipertanyakan.
“Ketika kami menanyakan langsung kepada pekerja di lokasi, ada bagian pengerjaan tidak menggunakan besi. Ini tentu sangat kami sayangkan dan menimbulkan kecurigaan,” ujar ketua Forkom Mastahir. Sebut ketua forum kepada awak media.
Forkom juga telah mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak UPT yang disebut-sebut sebagai pengawas proyek melalui nomor WhatsApp 08536292XXXX.
Dalam keterangannya, pihak UPT menyampaikan bahwa plang proyek belum dibuat dan direncanakan akan dipasang keesokan harinya.
Namun faktanya, hingga berita ini diterbitkan, plang proyek tersebut belum juga terlihat terpasang di lokasi pengerjaan.
Atas kondisi tersebut, Forkom Masyarakat Tandem Hilir meminta agar pihak kepolisian, Kejaksaan dan Bupati Deli Serdang melalui Inspektorat turun tangan untuk memeriksa proyek tersebut.
Mereka menduga adanya sejumlah penyelewengan anggaran begitu besar dalam pelaksanaan pengerjaan proyek tersebut.
“Kami berharap aparat penegak hukum dan Bupati dapat segera melakukan pemeriksaan secara menyeluruh agar tidak ada kerugian negara dan masyarakat,” tegas ketua Forkom Mastahir.
Forkom menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada kejelasan dan transparansi dari pihak-pihak terkait.(wan)

0 Komentar